Zur Hauptnavigation / To main navigation

Zur Sekundärnavigation / To secondary navigation

Zum Inhalt dieser Seite / To the content of this page

Sekundärnavigation / Secondary navigation

Inhaltsbereich / Content

Salam Kenal!

Nama saya Wendy Purba, orang Batak yang lahir dan besar di Jogjakarta. Saat ini saya sedang studi di program Master di Teknik Elektro, Kaiserslautern University of Technology (Jerman).

Saya merasa beruntung telah memilih University of Kaiserslautern. Kekhawatiran saya akan kesulitan dalam pengurusan birokrasi di Jerman ternyata tidak beralasan. Dengan bantuan ISGS (International School for Graduate Studies), saya dapat menyelesaikan semua urusan administrative dengan lancar, baik dengan Universitas maupun dengan pemerintah Jerman. Mereka selalu memastikan bahwa tidak ada hal yang terlupakan dalam serangkaian pengurusan tersebut.

Dalam menjalani studi, standar ilmu yang dituntut disini cukup tinggi. Namun, fasilitas yang diberikan oleh Universitas dan bantuan dari para Profesor membantu saya untuk memenuhi standar tersebut. Disamping itu, berkat pergaulan dengan komunitas akademia yang berasal dari berbagai penjuru dunia, wawasan saya pun berkembang dengan pesat.

Dalam kehidupan sehari-hari, saya merasa nyaman dengan adanya klub 1. F.C. Kaiserslautern di kota ini. Di setiap pertandingan kandang, seluruh kota terasa lebih hidup. Disamping itu, kesempatan untuk menjelajahi hutan Palatinate yang mengelilingi Kaiserslautern merupakan kenikmatan tersendiri bagi pecinta hiking seperti saya, setelah tiga tahun hidup di kota besar Jakarta.

Akhirnya, bagi setiap kalian yang sedang mencari tempat studi di bidang teknik atau sains, saya merekomendasikan untuk datang ke University of Kaiserslautern. Kalian tidak akan menyesal!


Hallo, nama saya Erwin Sitompul. Saya kuliah di Kaiserslautern dari Agustus 1998 hingga Juni 2005. Mula-mula saya mengikuti program Master-Plus, sebuah program yang saat itu baru dimulai, yang diselenggarakan oleh fakultas Teknik Elektro dan Informatika, Universitas Kaiserslautern. Saya menyelesaikan program ini dalam waktu dua tahun. Selanjutnya saya melanjutkan dengan studi doktor di fakultas yang sama, di bawah bimbingan Profesor Lothar Litz dari departemen Kendali dan Automasi.

Alasan utama kenapa saya memilih Kaiserslautern adalah karena kesesuaian dari program teknik elektro yang ditawarkan universitas dengan keinginan saya. Program Master-Plus benar-benar menjawab kebutuhan saya. Program ini juga menawarkan pelajaran dalam dwi-bahasa, terutama di tahun pertama. Beberapa pelajaran bahkan diselenggarakan dalam bahasa inggris. Hal ini mempermudah adaptasi saya, karena pada awalnya saya tidak mampu berbicara bahasa jerman sama sekali.

Kaiserslautern sebagai kota cukup mendukung terpenuhinya kebutuhan seorang mahasiswa akan suasana yang kondusive untuk belajar. Kotanya kecil, namun menarik. Keseimbangan hidup antara belajar dan hidup sehari-hari bisa didapatkan di sini. Hutan yang mengelilingi kampus, maupun danau di dekatnya adalah pilihan yang menarik bila ingin menghabiskan waktu di alam. Dan, terutama untuk mahasiswa Indonesia, mereka tak akan terlalu rindu tanah air di sini. Ada cukup banyak toko yang menjual makanan dan bumbu indonesia. Namun demikian, hal terpenting yang bisa ditawarkan Kaiserslautern kepada mahasiswa Indonesiaadalah standar pendidikan yang tinggi. Kuliah-kuliah yang diberikan dirancang dengan baik dan diberikan oleh profesor-profesor maupun pengajar yang berpengalaman. Semua buku teks, jurnal ilmiah maupun paper disediakan oleh perpustakaan universitas dan dapat dipinjam dengan biaya rendah.

Jadi, bila Anda membutuhkan kota yang dapat memberikan kondisi terbaik untuk belajar, saya akan merekomendasikan Kaiserslautern. Hal pertama yang Anda harus lakukan adalah mencari tahu ke fakultas-fakultas dari universitas apakah jurusan yang Anda inginkan ada di situ. Kaiserslautern akan menjadi tempat yang bagus untuk belajar.